Danau Kelimutu, Danau Indah Tiga Warna di Flores Indonesia

Flores bagian tengah, tepatnya di Kabupaten Ende, NTT, Gunung Kelimutu, dengan 3 danau yang memiliki tiga warna berbeda, mungkin adalah fenomena alam yang paling menakjubkan di Flores. Di luar itu gunung ini juga tempat mistis yang menyertai legenda dan keberadaanya.

Mengesampingkan penjelasan ilmiah, ada banyak mitos tentang asal-usul Kelimutu. Hal inimenjadikan salah satu alasan mengapa Gunung Kelimutu, masih merupakan tempat suci bagi masyarakat setempat. Selama bertahun-tahun lamanya, tiga danau kawah sering berubah warna. Saat ini, salah satu danau hitam-coklat, satu hijau, dan satu saat berubah dari hijau menjadi warna kemerahan. Alasannya mungkin isi mineral air didalamnya sangat bervariasi. Penjelasan lain menunjukkan bahwa perubahan warna disebabkan oleh jiwa leluhur yang diabaikan.

Danau pertama bernama Ata Mbupu Tiwu bermakna (danau jiwa leluhur); yang kedua bernama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai bermakna (danau jiwa orang muda); dan ketiga disebut Tiwu Ata Polo bermakna (danau dari roh-roh jahat). Pertama dan kedua danau yang terletak dekat bersama-sama; sedangkan danau ketiga adalah sekitar 1,5 km ke arah barat.

Danau Kelimutu, Danau Indah Tiga Warna di Flores Indonesia


Kelimutu adalah tempat yang indah yang bisa dinikmati sepanjang hari. Namun, waktu terbaik untuk menikmati tempat ajaib ini adalah di pagi hari menjelang siang ketika awan belum menutupi pandangan dan cahaya masih indah untuk mengambil gambar. Banyak pengunjung memilih untuk melihat sunrise di puncak kelimutu ini.

Titik awal yang paling populer dan nyaman untuk mengunjungi Kelimutu adalah Moni, dekat desa dengan Jalan raya Transflores. Sedangkan sampai tidak terlalu lama yang lalu pengunjung harus mendaki semua jalan sampai ke Kelimutu, sekarang ada jalan beraspal ke tempat parkir dan kemudian Anda dapat menikmati 30 menit berjalan kaki melalui hutan lebat penuh kicau burung, sebelum memasuki area danau.

Moni, Anda dapat melakukan jalan kaki dengan disuguhi banyak treks bagus di lingkungan yang subur sawah, hutan, dan bukit-bukit. Bersantai di sumber air panas di dekatnya, melihat beberapa Lio ikat baik di pasar, atau menikmati pertunjukan tari-tarian lokal dan musik. Mencari alternatif rute? Bisa dari titik awal lain untuk menuju Kelimutu, adalah desa Detusoko, yaitu sekitar 33km dari Kelimutu.

Danau Kawah Kelimutu adalah hanya sebagian kecil dari Taman Nasional Kelimutu. Wilayah menarik ini merupakan daerah dari seluruh dunia yang dilindungi dan diakui secara internasional oleh Badan Lingkungan Hidup PBB. Karena fitur-fitur alamnya yang unik, keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, dan tidak ketinggalan merupaka sebuah warisan budaya, Taman Nasional Kelimutu menarik ribuan wisatawan setiap tahun.

Banyak bukit dan gunung (Gunung Kelibara merupakan puncak tertinggi dengan tinggi 1.731 m) memberikan wilayah ini sentuhan khas dan menyediakan habitat bagi 19 spesies langka, spesies burung endemik. Seperti di banyak tempat di Flores, arsitektur tradisional, tarian, dan ikat tenun masih berakar pada masyarakat lokal.
Post a Comment